Indonesia adalah salah satunya negara dengan penutur dua bahasa yang lumayan tinggi. Minimal masyarakat Indonesia dapat bicara bahasa Indonesia dan satu bahasa wilayah yang mereka punya.

Rutinitas bicara dua bahasa atau bilingual ini rupanya diketahui dapat berefek faedah buat seorang.

Riset ini menyertakan 63 individu sehat, 135 pasien dengan permasalahan agen togel terpercaya kognitif mudah, dan 68 pasien Alzheimer’s. Riset dilaksanakan di kota Barcelona dimana bahasa Spanyol serta Kataunya dikatakan oleh masyarakat di kota itu.

Periset memakai kuisioner untuk menghitung kekuatan berbahasa Katalunya serta Spanyol untuk mengenali tingkat bilingualisme seorang. Tingkat kefasihan berbahasa ini dikaitkan dengan umur atau analisis neurologikal dan tanda-tanda permasalahan kognitif yang berlangsung.

“Kami mendapatkan jika seorang dengan tingkat bilingualisme semakin tinggi alami permasalahan kognitif bertambah mudah di masa datang dibandingkan mereka yang bilingual dengan cara pasif,” jelas Calabria.

Calabria menjelaskan jika bicara dua bahasa serta mengubahnya dengan cara berkali-jali untuk latihan seumur hidup buat otak. Berdasarkan peeneliti, akrobat linguistik ini terkait dengan peranan kognitif lain seperti kontrol eksekutif kita.

Skema eksekutif kontrol ini terkait dengan skema yang dipakai untuk mengatur dua bahsa serta lakukan pengalihan keduanya. Ini membuat otak konsentrasi pada satu perihal serta yang lain untuk hindari tercampurnya ke-2 bahasa saat seorang bicara.

Riset selanjutnya akan dilaksanakan untuk lihat efek selanjutnya dari rutinitas ini. Periset akan lihat apa ini berefek pada permasalahan otak lain seperti Parkinson’s.

error: Content is protected !!